Saturday, May 2, 2015

TUGAS 6

Dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi menurut saya negara belum dapat dikatakan makmur.
Indonesia menjadi negara makmur dan maju merupakan impian dari rakyat Indonesia. Negara bisa dikatakan makmur jika mempunyai banyak sektor pemasukan bagi kas negara untuk pembangunan. Pemasukan negara yang berlimpah juga akan bisa mensejahterakan rakyat. Semua hal itu bisa tercapai jika Indonesia melakukan inovasi dalam membangun negaranya.


pada negara terbelakang pertumbuhan penduduk ini memberikan dampak yang menghambat pembangunan ekonomi karena kondisi yang berlaku sangatlah berbeda dengan kondisi pada negara maju. Ekonomi  pada negara terbelakang misikin, modal-modal di negara ini juga kurang, sedangkan buruhnya melimpah. Pertumbuhan penduduk yang cepat juga memperberat tekanan pada lahan dan mengakibatkan pengangguran. Belum lagi masalah penyediaan pangan yang sangat banyak. Bahkan kebutuhan untuk menyediakan prasarana kepada rakyat cenderung mengalihkan pengeluaran negara dari aktiva produktif karena itu pertumbuhan ekonomi menjadi permasalahan dan pembangunan ekonomi negara berkembang.

 
 Sifat sifat petumbuhan ekonomi
a.       Tidak memperhatikan pemerataan  pendapatan.
b.      Tidak memperhatikan pertambahan  penduduk
c.       Belum tentu dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
d.      Pertumbuhan ekonomi belum tentu disertai dengan pembangunan ekonomi
Setiap input dapat menghasilkan output yang lebih banyak

Beberapa faktor penting yang dianggap berpengaruh cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi suatu Negara diantaranya adalah:

Tanah Dan Kekayaan Alam

Factor Tanah dan kekayaan alam merupakan factor yang dapat dengan mudah digunakan untuk mengembangkan perekonomian suatu Negara. Negara dengan kekayaan alam yang tinggi dan memiliki nilai ekonomi tinggi akan lebih mudah mengembangan perekonomiannya dibanding dengan Negara yang kurang memeiliki kekayaan alam.
Sumber alam atau kekayaan alam dapat menarik investor untuk membangun sejumlah industri.  Nilai ekonomi dari kegiatan produksi pengolahan kekayaan alam ini dapat menjadi basis pengembangan perekonomian jangka panjang. Pertumbuhan ekonomi beberapa Negara Asian dimulai dari sector pertambangan minyak bumi.
Namun demikian, perkembangan ekonomi suatu Negara tidaklah berarti sangat bergantung pada factor tanah dan kekayaan alam.  Beberapa Negara justru apat berkembang perekonomiannya bukan dari sector pertambangannya. Negara Jepang dan Belanda merupakan contoh Negara yang dapat tumbuh walaupun tidak memiliki kekayaan alam yang cukup namun dapat berkembang dengan pesat.

Mutu Tenaga Kerja Dan Penduduk

Mutu tenaga kerja dan masyarakat suatu Negara merupakan salah satu factor penting yang mempengaruhi lau pertumbuhan ekonomi suatu Negara. Ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh tenaga kerja dan penduduk akam mampu meningkatkan produktivitas  yang tinggi. Tingkat produksi akan bertambah tinggi.
Selain itu, Jumlah penduduk  juga akan mempengaruhi cakupan pangsa pasar menjadi lebih luas. Jumlah penduduk yang lebih banyak akan mendorong meningkatkan sisi permintaan. Peningkatan sisi penawaran akan mendorong pengusaha untuk meningkatkan produksinya.
Dengan demikian peningkatan mutu tenaga kerja dan jumlah penduduk akan menciptakan dorongan terhadap pertambahan produksi nasional dan tingkat kegiatan ekonomi.

Barang Modal Dan Tingkat Teknologi

Barang modal menjadi penting dalam perkembangan ekonomi karena dengan barang modalah sebagian produk dari berbagai industry  dihasilkan. Barang modal dapat mempertinggi efisiensi pertumbuhan ekonomi. Jumlah barang modal akan menentukan jumlah produk yang akan dihasilkan.  Semakin bertambah barang modal semakin tinggi produksi yang dihasilkan dalam  suatu perekonomian
Selain itu, Kemajuan teknologi juga memberikan peran yang sangat penting dalam memproduksi barang atau produk  secara efisien. Sejumlah Negara dapat meningkatkan perekonomiannya terutama disebabkan oleh kemajuan teknologinya.  Teknologi memberikan beberapa pengaruh positif  yang dapat mempercepat pertumbuhan  ekonomi suatu Negara. Teknologi mampu mempertinggi efisiensi suatu produksi, mampu menciptakan barang modal baru, dan mampu menghasilkan barang dengan mutu tinggi yang bernilai ekonomi tinggi.

Sistem Sosial Dan Sikap Masyarakat

Dibeberapa Negara berkembang, system social dan sikap masyarakat menjadi penghambat perkembangan ekonomi yang cukup serius. Beberapa Kebiasaan atau adat istiadat yang secara tradisional dianut oleh masyarakatnya menolak untuk menggunakan cara atau alat produksi yang lebih produktif dan efisien. Masyarakat lebih menyukai menggunakan peralatan yang tidak produktif atau tidak efisien. Pada masyarakat demikian akan sulit untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.
Namun demikian, beberapa Negara memiliki masyarakat dengan sikap yang dapat memberikan dorongan yang kuat terhadap pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi akan lebih cepat Pada Masyarakat yang memiliki sikap hemat, dan menabungkan uangnya untuk investasi. Diketahui bahwa investasi memiliki korelasi positif terhadap pertumbuhan ekonomi.

sumber :  http://indonesiatop.blogspot.com/2014/03/indonesia-sebenarnya-bisa-menjadi.html

Ekonomi Mikro dan Makro



Berdasarkan ruang lingkupnya Ilmu Ekonomi dibagi menjadi :
1. Ekonomi Mikro
- Yaitu suatu cabang ilmu ekonomi yang menganalisis bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan
                 perekonomian.
- Aspek-aspek yang dibahas dalam ekonomi mikro meliputi:
a. Interaksi pembeli dan penjual di pasar barang dan jasa dalam menentukan tingkat harga.
Co: Tawar menawar antara pembeli dan penjual mobil di pasar mobil
b. Interaksi pembeli dan penjual di pasar faktor produksi/pasar input dalam menentukan tingkat
                        harga
Co : Tawar menawar antara pelamar kerja dengan bagian personalia di suatu perusahaan
                        konveksi
c. Tingkah laku konsumen dan produsen
- Bagaimana seorang pembeli menggunakan pendapatan-nya untuk membeli barang dan
                                 jasa
- Bagaimana penjual/produsen  menentukan tingkat produk-si dan pengalokasian sumber
                                daya yang terbatas agar efektif dan efisien
- Pelaku ekonomi dalam ekonomi mikro meliputi:  Individu Rumah Tangga dan Perusahaan
- Ilmu ekonomi mikro disebut juga Teori Harga

2. Ekonomi Makro
- Yaitu cabang ilmu ekonomi yang menganalisis perekonomian secara keseluruhan (agregat), tidak
                 membahas hal-hal kecil/rinci.
- Aspek-aspek yang dibahas dalam ekonomi makro meliputi:
a. Inflasi
Inflasi adalah gejala kenaikan harga-harga secara umum yang disebabkan terjadinya
                        kelebihan permintaan di hampir seluruh industri dalam perekonomian nasional
b. Pertumbuhan Output
Pertumbuhan output dapat dilihat dari jumlah output/hasil produksi yang dihasilkan dari
                        waktu ke waktu. Banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan output sehingga kinerja
                        perekonomian bisa mengalami pasang surut/berfluktuasi.
c. Pengangguran
Pengangguran adalah angkatan kerja yang tidak mendapatkan pekerjaan karena kesempatan
                        kerja yang tersedia terbatas.  
Pengangguran  yang  tinggi   menyebabkan   terjadinya    krisis
sosial dan penurunan ekonomi.
d. Interaksi denga Perekonomian Dunia
Setiap negara membutuhkan negara lain dalam kegiatan ekonominya, maka dibutuhkan kerja
                        sama ekonomi internasional terutama dalam hal perdagangan internasional.
e. Peranan Pemerintah
Untuk supaya kegiatan ekonomi bisa berjalan dengan lancar maka peranan pemerintah
                        sangat diperlukan melalui kebijakan-kebijakan yang diambil dalam bidang ekonomi
                        (kebijakan moneter dan fiskal).
- Ilmu Ekonomi Makro disebut juga Teori Kesempatan Kerja

  Perbedaan Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro
Ekonomi Mikro
Ekonomi Makro
1.  menganalisis harga suatu barang  
     tertentu saja
2.  menganalisis tingkah laku pelaku
     ekonomi tertentu saja ( produsen   
     atau konsumen )
3.  memahami bagaimana mengalokasi
     kan faktor produksi agar dicapai kom
     binasi yang tepat
1.  menganalisis harga barang secara
     keseluruhan
2.  menganalisis permasalahan eko-
     mi secara keseluruhan seperti pro-
     duksi nasional, pengangguran dan
     pertumbuhan ekonomi
3.  menganalisis pengaruh kegiatan
     ekonomi tertentu terhadap kinerja
     perekonomian secara nasional

Permasalahan Ekonomi Mikro
Permasalahan ekonomi mikro antara lain:
1. Masalah harga dasar (floor price) dan harga tertinggi ( ceiling price)
Penetapan harga dasar untuk melindungi produsen, sedang harga tertinggi untuk melindungi konsumen
2. Meningkatnya harga beras yang disebabkan turunnya penawaran beras akibatnya gagal panen yang  
        disebabkan puso dan bencana alam (banjir) sedangkan permintaan beras terus meningkat.
3. Kenaikan harga BBM yang menyebabkan turunnya pendapatan para sopir dan pengusaha angkutan
        umum
4. Adanya praktik monopoli oleh suatu perusahaan yang merugikan konsumen dan masyarakat.
5. Masalah distribusi barang ke konsumen yang panjang akan mengakibatkan tingginya harga jual barang
        ketika barang sampai ke tangan konsumen.

Persoalan Ekonomi Nasional (Makro)
Beberapa persoalan ekonomi nasional (makro) yang dihadapi pemerintah Indonesia yaitu:
1. Pertumbuhan ekonomi yang masih lamban
2. Tingginya angka kemiskinan
3. Tingginya angka pengangguran
4. Tingkat inflasi yang masih tinggi
5. Defisitnya APBN
6. Tingginya utang luar negeri
7. Naiknya harga minyak dunia sebagai sumber energi, maka perlu mencari sumber energi diluar minyak
        bumi dan menciptakan teknologi yang hemat energi
8. Menjaga stabilitasnya sistem moneter/keuangan melalui kebijakan- kebijakan yang dibuat Bank Sentral

Kebijakan-kebijakan yang diterapkan pemerintah untuk mengatasi persoa-lan ekonomi nasional yaitu:

1. Meningkatkan investasi baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri, khususnya investasi
         padat modal yang dapat memperluas lapangan kerja sehingga mengurangi angka pengangguran.
2. Penerapan program pengentasan kemiskinan, seperti Inpres Desa Tertinggal (IDT), Transmigrasi,
        Jaring Pengaman Sosial (JPS) dan Bantuan Lansung Tunai (BLT) untuk meringankan beban penduduk
        miskin.
3. Pembangunan proyek padat karya dan Program Pemberdayaan Usaha Kecil  Menengah (UKM) untuk
        menyerap tenaga kerja sehingga pengangguran dapat dikurangi
4. Penarapan kebijakan moneter dan fiscal yang bersifat kontraktif untuk mengontrol jumlah uang beredar
        sehingga tingkat inflasi berada pada level yang ditargetkan.
5. Meningkatkan penerimaan pemerintah dari sektor pajak dan ekspor untuk mengatasi defisit APBN.
6. Menerapkan good corporate governance untuk sistem perbankan agar tercipta sistem perbankan dan
        moneter yang sehat dan stabil.
7.     Melakukan penelitian dan pengembangan untuk mencari sumber energi alternatif pengganti BBM,  
     seperti BBG dan biomassa.

sumber : http://himawanpras67.blogspot.com/2013/03/ekonomi-mikro-dan-makro.html

Friday, April 17, 2015

INFLASI

Dalam ilmu ekonomi, inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (continue) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi. Inflasi adalah indikator untuk melihat tingkat perubahan, dan dianggap terjadi jika proses kenaikan harga berlangsung secara terus-menerus dan saling pengaruh-memengaruhi. Istilah inflasi juga digunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan uang yang kadangkala dilihat sebagai penyebab meningkatnya harga. Ada banyak cara untuk mengukur tingkat inflasi, dua yang paling sering digunakan adalah CPI dan GDP Deflator
Inflasi dapat digolongkan menjadi empat golongan, yaitu inflasi ringan, sedang, berat, dan hiperinflasi. Inflasi ringan terjadi apabila kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun; inflasi sedang antara 10%—30% setahun; berat antara 30%—100% setahun; dan hiperinflasi atau inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikan harga berada di atas 100% setahun

Contoh masalah inflasi yang pokok di ndonesia adalah kenaikan Bahan Bakar Minyak ( BBM ).
kenaikan BBM juga di picu dari tingginya permintaan masyarakat dan rendahnya persediaan BBM tersebut. naiknya harga minyak dunia juga memicu kenaikan BBM sehigga Tingginya harga minyak dunia membuat beban pemerintah untuk memberikan subsidi minyak semakin bertambah.

Inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif tergantung parah atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi. Sebaliknya, dalam masa inflasi yang parah, yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiper inflasi ), keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu. Orang menjadi tidak bersemangat kerja, menabung, atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri atau karyawan swasta serta kaum buruh juga akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu.
Bagi masyarakat yang memiliki pendapatan tetap, inflasi sangat merugikan. Kita ambil contoh seorang pensiunan pegawai negeri tahun 1990. Pada tahun 1990, uang pensiunnya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, namun pada tahun 2003 -atau tiga belas tahun kemudian, daya beli uangnya mungkin hanya tinggal setengah. Artinya, uang pensiunnya tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sebaliknya, orang yang mengandalkan pendapatan berdasarkan keuntungan, seperti misalnya pengusaha, tidak dirugikan dengan adanya inflasi. Begitu juga halnya dengan pegawai yang bekerja di perusahaan dengan gaji mengikuti tingkat inflasi.
Inflasi juga menyebabkan orang enggan untuk menabung karena nilai mata uang semakin menurun. Memang, tabungan menghasilkan bunga, namun jika tingkat inflasi di atas bunga, nilai uang tetap saja menurun. Bila orang enggan menabung, dunia usaha dan investasi akan sulit berkembang. Karena, untuk berkembang dunia usaha membutuhkan dana dari bank yang diperoleh dari tabungan masyarakat
Bagi orang yang meminjam uang dari bank (debitur) , inflasi menguntungkan, karena pada saat pembayaran utang kepada kreditur , nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam. Sebaliknya,kreditur atau pihak yang meminjamkan uang akan mengalami kerugian karena nilai uang pengembalian lebih rendah jika dibandingkan pada saat peminjaman.
Bagi produsen, inflasi dapat menguntungkan bila pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. Bila hal ini terjadi, produsen akan menyebabkan naiknya biaya produksi hingga pada akhirnya merugikan produsen, maka produsen enggan untuk meneruskan produksinya. Produsen bisa menghentikan produksinya untuk sementara waktu. Bahkan, bila tidak sanggup mengikuti laju inflasi, usaha produsen tersebut mungkin akan bangkrut (biasanya terjadi pada pengusaha kecil).
Secara umum, inflasi dapat mengakibatkan berkurangnya investasi di suatu negara, mendorong kenaikan suku bunga, mendorong penanaman modal yang bersifat spekulatif, kegagalan pelaksanaan pembangunan, ketidakstabilan ekonomi, defisit neraca pembayaran, dan merosotnya tingkat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.

Faktor-faktor yang memepengaruhi investasi dalam perekonomian suatu negara :

1.suku bunga.

2.pengaruh nilai tukar.

3.pendapatan nasional perkapita untuk tingkat negara ( nasional ) dan PDRB per kapita untuk tingkat propinsi atau kabupaten kota.

4. kondisi sarana dan prasarana.

5.Birokrasi perijinan

sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Inflasi

Friday, April 10, 2015

KEMISKINAN

Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan,dll.
Kemiskinan dipahami dalam berbagai cara. Pemahaman utamanya mencakup:
  • Gambaran kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangan sehari-hari, sandang, perumahan, dan pelayanan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipahami sebagai situasi kelangkaan barang-barang dan pelayanan dasar.
  • Gambaran tentang kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Hal ini termasuk pendidikan dan informasi. Keterkucilan sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan, karena hal ini mencakup masalah-masalah politik dan moral, dan tidak dibatasi pada bidang ekonomi. Gambaran kemiskinan jenis ini lebih mudah diatasi daripada dua gambaran yang lainnya.
  • Gambaran tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai. Makna "memadai" di sini sangat berbeda-beda melintasi bagian-bagian politik dan ekonomi seluruh dunia. Gambaran tentang ini dapat diatasi dengan mencari objek penghasilan di luar profesi secara halal. Perkecualian apabila institusi tempatnya bekerja melarang 
Garis kemiskinan atau batas kemiskinan adalah tingkat minimum pendapatan yang dianggap perlu dipenuhi untuk memperoleh standar hidup yang mencukupi di suatu negara. Dalam praktiknya, pemahaman resmi atau umum masyarakat mengenai garis kemiskinan (dan juga definisi kemiskinan) lebih tinggi di negara maju daripada di negara berkembang.
Hampir setiap masyarakat memiliki rakyat yang hidup dalam kemiskinan. Garis kemiskinan berguna sebagai perangkat ekonomi yang dapat digunakan untuk mengukur rakyat miskin dan mempertimbangkan pembaharuan sosio-ekonomi, misalnya seperti program peningkatan kesejahteraan dan asuransi pengangguran untuk menanggulangi kemiskinan.

Penyebab Kemiskinan
 
  • penyebab individual, atau patologis, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari perilaku, pilihan, atau kemampuan dari si miskin. Contoh dari perilaku dan pilihan adalah penggunaan keuangan tidak mengukur pemasukan.
  • penyebab keluarga, yang menghubungkan kemiskinan dengan pendidikan keluarga. Penyebab keluarga juga dapat berupa jumlah anggota keluarga yang tidak sebanding dengan pemasukan keuangan keluarga.
  • penyebab sub-budaya (subcultural), yang menghubungkan kemiskinan dengan kehidupan sehari-hari, dipelajari atau dijalankan dalam lingkungan sekitar. Individu atau keluarga yang mudah tergoda dengan keadaan tetangga adalah contohnya.
  • penyebab agensi, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari aksi orang lain, termasuk perang, pemerintah, dan ekonomi. Contoh dari aksi orang lain lainnya adalah gaji atau honor yang dikendalikan oleh orang atau pihak lain. Contoh lainnya adalah perbudakan.
  • penyebab struktural, yang memberikan alasan bahwa kemiskinan merupakan hasil dari struktur sosial.
 Dampak kemiskinan begitu bervariasi karena kondisi dan penyebab yang berbeda memunculkan akibat yang berbeda juga.

Pengangguran merupakan dampak dari kemiskinan, berhubung pendidikan dan keterampilan merupakan hal yang sulit diraih masyarakat, maka masyarakat sulit untuk berkembang dan mencari pekerjaan  yang layak untuk memenuhi kebutuhan. Dikarenakan sulit untuk bekerja, maka tidak adanya pendapatan membuat pemenuhan kebutuhan sulit, kekurangan nutrisi dan kesehatan, dan tak dapat memenuhi kebutuhan penting lainnya. Misalnya saja harga beras yang semakin meningkat, orang yang pengangguran sulit untuk membeli beras, maka mereka makan seadanya. Seorang pengangguran yang tak dapat memberikan makan kepada anaknya akan menjadi dampak yang buruk bagi masa depan sehingga akan mendapat kesulitan untuk waktu yang lama.

Kriminalitas merupakan dampak lain dari kemiskinan. Kesulitan mencari nafkah mengakibatkan orang lupa diri sehingga mencari jalan cepat tanpa memedulikan halal atau haramnya uang sebagai alat tukar guna memenuhi kebutuhan. Misalnya saja perampokan, penodongan, pencurian, penipuan, pembegalan, penjambretan dan masih banyak lagi contoh kriminalitas yang bersumber dari kemiskinan. Mereka melakukan itu semua karena kondisi yang sulit mencari penghasilan untuk keberlangsungan hidup dan lupa akan nilai-nilai yang berhubungan dengan Tuhan. Di era global dan materialisme seperti sekarang ini tak heran jika kriminalitas terjadi dimanapun.

Putusnya sekolah dan kesempatan pendidikan sudah pasti merupakan dampak kemiskinan. Mahalnya biaya pendidikan menyebabkan rakyat miskin putus sekolah karena tak lagi mampu membiayai sekolah. Putus sekolah dan hilangnya kesempatan pendidikan akan menjadi penghambat rakyat miskin dalam menambah keterampilan, menjangkau cita-cita dan mimpi mereka. Ini menyebabkan kemiskinan yang dalam karena hilangnya kesempatan untuk bersaing dengan global dan hilangnya kesempatan mendapatkan pekerjaan yang layak.

Kesehatan sulit untuk didapatkan karena kurangnya pemenuhan gizi sehari-hari akibat kemiskinan membuat rakyat miskin sulit menjaga kesehatannya. Belum lagi biaya pengobatan yang mahal di klinik atau rumah sakit yang tidak dapat dijangkau masyarakat miskin. Ini menyebabkan gizi buruk atau banyaknya penyakit yang menyebar.

Buruknya generasi penerus adalah dampak yang berbahaya akibat kemiskinan. Jika anak-anak putus sekolah dan bekerja karena terpaksa, maka akan ada gangguan pada anak-anak itu sendiri seperti gangguan pada perkembangan mental, fisik dan cara berfikir mereka. Contohnya adalah anak-anak jalanan yang tak mempunyai tempat tinggal, tidur dijalan, tidak sekolah, mengamen untuk mencari makan dan lain sebagainya. Dampak kemiskinan pada generasi penerus merupakan dampak yang panjang dan buruk karena anak-anak seharusnya mendapatkan hak mereka untuk bahagia, mendapat pendidikan, mendapat nutrisi baik dan lain sebagainya. Ini dapat menyebabkan mereka terjebak dalam kesulitan hingga dewasa dan berdampak pada generasi penerusnya.

Upaya Mengatasi Kemiskinan
  
1. Pemerintah harus menambah lapangan kerja agar rakyatnya yang kurang mampu dapat mencari uang dengan bekerja.
2. Penyediaan beasiswa bagi siswa miskin sehingga akan mendapatkan pendidikan yang layak dan bisa bangkit dari kemiskinan.
3.Menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok.
4.Mengadakan program zakat untuk membantu masyarakat yang miskin.
5.Memberantas korupsi agar pemerintah dapat mensejahterakan rakyat yang kurang mampu sebagaimana mestinya.
6.Mengadakan pengajaran keterampilan gratis untuk rakyat contohnya kursus menjahit agar rakyat dapat memiliki keterampilan yang berguna untuk merubah nasib.
7.Pembangunan rumah susun untuk warga miskin agar masyarakat miskin bisa tinggal dengan layak

sumber :
http://apriyanis.blogspot.com/2013/04/upaya-pemerintah-untuk-mengatasi.html
https://saefakipratiwi.wordpress.com/2012/03/08/dampak-kemiskinan/
http://id.wikipedia.org/wiki/Kemiskinan
http://id.wikipedia.org/wiki/Garis-kemiskinan

Sunday, March 29, 2015

Alasan mengapa mengambil jurusan akutansi?

Alasan saya mengapa sama memilih jurusan akutansi yaitu pertama ketika saya SMA saya diajar oleh guru ekonomi yang juga mengajar akutansi dia sangat dan memotivasi saya bahwa akutansi itu sangatlah asik ketika kita mengerti bagaimana perhitungan akutansi itu , kedua latar belakang keluarga saya yang rata-rata mengambil jurusan berhubungan dengan ekonomi dan itu membuat saya semakin terpacu untuk memperdalam ilmu ekonomi sehingga saya memutuskan untuk mengambil jurusan akutansi

Friday, January 16, 2015

Bagaimana Cara Mengenal dan Mengembangkan Karakter Yang Kita Miliki

Karakter atau watak adalah sifat batin yang mempengaruhi segenap pikiran, perilaku, budi pekerti, dan tabiat yang dimiliki manusia atau makhluk hidup lainnya.
Lalu, bagaimana kita dapat mengenal dan mengembangkan karakter yang kita miliki berdasarkan test kepribadian yang saya lakukan dan berdasarkan pandangan orang terdekat saya mengenai karakter saya.
1.Pemalu
Saya memiliki sifat pemalu dan gampang gugup ketika berbicara di depan banyak orang,

2.Perasa / melankolis
saya memiliki sifat yang sensitive dan sangat peka  menurut teman-teman saya. saya mudah tersentuh hatinya dan tak jarang saya mudah mengeluarkan air mata 

3.Cerewet
Ketika seseorang sudah mengenal saya lebih dekat mereka akan menilai bahwa saya orang yang cerewet dan selalu ingin menceritakan apa yang menurut saya penting kepada orang terdekat saya.

4.childish / ke kanak-kanakan
penilaian ini berdasarkan penilaian orang tua saya ketika saya bertanya apa alasan mereka menggangap saya seperti anak kecil di umur saya yang sudah beranjak dewasa ini , alasannya karena saya masi ingin selalu diperhatikan dan di bimbing namun sifat saya yang seperti ini akan saya perbaiki seiring berjalannya waktu

Mengembangkan karakter yang kita miliki

Menjadi manusia utuh berarti memiliki karakter sebagai manusia yang harmonis terhadap kosmos. Manusia tidak dapat dipisahkan dari lingkungannya, oleh karena itu dalam berinteraksi dia harus belajar membentuk dirinya sendiri untuk mempertahankan keseimbangan dalam hidup.

Pendidikan karakter utuh dan menyeluruh menawarkan beberapa alternatif pengembangan keutamaan untuk membentuk karakter individu menjadi pribadi berkeutamaan. Pilihan prioritas keutamaan itu didasarkan pada tiga matra pendidikan karakter yang menjadi dasar bagi pengembangan pendidikan karakter utuh dan menyeluruh, yaitu matra individua, matra sosial, dan matra moral.

Bisnis apa yang cocok dijalani pada Jaman sekarang ini yang berbasis online kah atau tidak?

Bekerja dirumah merupakan keinginan semua karena bisa lebih leluasa menerapkan aturan sendiri sesuai dengan kondisi dan situasi yang akan dijalaninya. Tak dipungkiri bisnis rumahan menjadi alternatif lain untuk mendapatkan penghasilan ditengah sulitnya mencari pekerjaan diluar sana. Tidak hanya sebagai bisnis utama, bekerja sebagai wirausahawan untuk menjalankan bisnis di rumah juga menjadi alternatif alias usaha sampingan bagi orang-orang yang sudah mempunyai pekerjaan tetap.
Berikut ini berbagai peluang bisnis yang mempunyai prospek bagus di tahun 2015 antara lain :

Bisnis Online
Perkembangan teknologi terutama komunikasi telah membuat orang semakin mudah mencari sesuatu yang di inginkannya. Salah satunya dengan menggunakan teknologi internet, semakin hari banyak toko-toko online yang bermunculan baik itu milik perusahaan maupun perorangan. Hal tersebut semakin memudahkan para calon pembeli untuk mendapatkan barang atau jasa yang dibutuhkan dengan cepat tanpa harus membuang waktu lebih banyak layaknya jika berbelanja model konvensional.

Peluang bisnis online di tahun 2015 nanti tetap masih merupakan suatu usaha yang menguntungkan, oleh karena itu bagi anda yang ingin menjalani bisnis sebaiknya mengambil bisnis online sebagai sarana pemasaran produk yang tepat dan efisien. Hal ini dilihat semakin hari masyarakat sudah dimudahkan dalam mendapatkan akses internet dengan biaya terjangkau serta berbagai peralatan elektronik seperti komputer desktop, laptop, netbook, dan gadget lainnya yang harganya murah.
Bisnis online tidak hanya didominasi bagi wirausahawan penghasil produk, tetapi juga bagi pelaku bisnis model reseller. Menjual produk orang lain yang didapatkan dengan harga murah dan masih ditambah tanpa mengeluarkan modal besar juga menjadi salah satu faktor bisnis online menjadi alternatif menguntungkan serta diminati banyak orang.

Jamu tradisional
Obat-obatan yang berasal dari bahan alami semakin banyak peminatnya, selain aman juga masalah harga jamu lebih terjangkau bagi masyarakat ekonomi menengah kebawah. Sebenarnya jamu juga dikonsumsi masyarakat menegah keatas yang memang telah menyadari manfaat dari obat tradisional. Walaupun sekarang ini sudah banyak obat-obatan kimia tetapi jika dilihat dari sisi efek samping jamu lebih rendah efek negatifnya.
Tidak hanya untuk konsumsi lokal saja, jamu juga sudah menembus pasar internasional. Obat-obatan tradisional dari Asia sudah dikenal lama oleh negara-negara maju karena lebih aman dikonsumsi atau sebagai obat alternatif jika secara medis belum ada obat yang bisa menyembuhkan suatu penyakit.
Peluang usaha produksi jamu tradisional dengan menggunakan cara-cara alamiah ala nenek moyang dulu bisa anda jalankan karena prospeknya masih bagus untuk tahun 2015 kedepan. Yang penting asal benar-benar paham bagaimana mengolah jamu tersebut hingga aman dikonsumsi oleh pembeli serta memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditentukan oleh pemerintah mengenai obat-obatan.

Kosmetik Alami
Perkembangan jaman tidak membuat orang mengkonsumsi produk-produk instan terutama kosmetik yang dihasilkan dengan teknik modern. Di negara-negara maju malah sebagian dari mereka menggunakan kosmetik dari bahan alami dengan pemrosesan tradisional karena lebih aman dalam penggunaannya. Indonesia sebagai negara kaya akan tumbuhan dan rempah-rempah tropis dan teknik pengolahan kosmetik alami dari nenek moyang nusantara sangat dikenal di negara-negara lain. Oleh karena itu produk kosmetik lokal dari teknik tradisional mempunyai peluang besar untuk dijadikan suatu produk yang menguntungkan.
Beberapa kosmetik tradisional Indonesia yang diproduksi oleh beberapa perusahaan besar telah lama menembus pasar dunia dan sudah diakui kualitasnya. Bahan alami serta pengolahan yang aman dan higienis membuat kualitas produk aman dikonsumsi oleh pemakai baik lokal maupun di negara lain. Anda bisa memanfaatkan peluang ini dengan menggali “rahasia” ramuan-ramuan nusantara menjadi suatu produk kosmetik yang bernilai tinggi serta menguntungkan dari sisi bisnis.

Makanan Organik
Seperti halnya kosmetik makanan alami atau organik juga telah menjadi konsumsi banyak orang yang menyadari pentingnya kesehatan yang didapatkan dari makanan organik. Bahan-bahan makanan yang terkontaminasi dengan zat kimia seperti pestisida, herbisida, pupuk sintetis, dan aditif yang digunakan untuk mempercepat dan memperbanyak hasil produksi tanaman sudah semakin ditinggalkan orang. Tumbuhan organik yang nantinya jadi bahan makanan yang dikonsumsi oleh manusia akan menjadi incaran banyak orang pada tahun 2015 nanti.
Peluang bisnis rumahan tanaman organik untuk kebutuhan bahan pangan sangat punya potensi tinggi. Tidak hanya tanaman tetapi makanan organik juga punya peluang yang bagus. Anda dapat membuat produk yang berbeda seperti roti organik, makanan kering organik, warung makan serba organik atau lainnya merupakan suatu ide yang menarik dan layak dicoba karena pasar sekarang ini masih jarang menemukan bahan makanan organik.

Kerajinan Tangan
Seperti tahun ini dan sebelumnya kerajinan masih menjadi peluang usaha yang menjanjikan. kebutuhan produk-produk kerajinan ini tidak hanya untuk pasar lokal saja, tetapi sudah meningkat pada skala internasional dengan banyaknya ekspor kerajinan-kerajinan produk lokal di beberapa negara besar. Keunikan dan kesan tradisional sangat disukai orang, walaupun produk-produk modern sudah membanjiri pasar dunia. kerajinan tangan masih mendapat tempat sampai kapanpun asal tidak lepas dari ide dan inovasi dalam mengembangkan produk kerjainan itu sendiri.
5 macam peluang bisnis diatas bisa menjadi salah satu pertimbangan bagi anda yang ingin meraih sukses di tahun 2015 dalam memutuskan dan menjalankan sebuah peluang usaha. Ada hal penting yang perlu dipahami, bahwa apapun bisnis yang dijalani jika dilakukan secara cerdas, konsisten, dan bijaksana akan mendatangkan lebih banyak kesempatan untuk meraih sukses.

jadi kesimpulannya adalah di zaman sekarang ini peluang bisnis semakin banyak baik online ataupun tidak. Masalah cocok atau tidak cocoknya tergantung bagaimana kita mampu bersaing dengan para pembisnis lainnya dan menggunggulkan produk yang kita jual . 

sumber info :  http://www.inginbisnis.com